Quo Vadis Pendidikan Perawat Gigi … (Pembelajaran dari proses Registrasi Perawat Gigi)

Beberapa waktu yang lalu saya dalam kapasitas sebagai ketua Departemen Pendidikan dan Pelatihan DPP PPGI diminta untuk memberikan pendapat dan ikut serta dalam pengambilan keputusan tentang nomenklatur jenjang kompetensi perawat gigi sesuai level pendidikannya dalam rangka penerbitan Surat Tanda Registrasi (STR) Perawat Gigi oleh Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI) sesuai dengan Permenkes No 1796/2011 tentang Registrasi Tenaga Kesehatan.

Sebagai orang yang diserahi tanggung jawab di bidang pendidikan dan pelatihan di DPP PPGI saya berkewajiban untuk menelaah dari berbagai aspek dasar pengambilan keputusan DPP PPGI tersebut. Permasalahan ini cukup berat buat saya, karena DPP PPGI harus memutuskan institusi pendidikan perawat gigi mana yang lulusannya berhak diberikan STR Perawat Gigi, kemudian penamaan level STRnya seperti apa (disesuaikan dengan jenjang pendidikannya).

Harus diakui bahwa sampai saat ini jenis dan jenjang pendidikan perawat gigi ini masih belum tertata dengan baik. Dalam Standar Profesi Perawat Gigi Indonesia (SK Menkes No 378/2007) Kualifikasi Pendidikan Perawat Gigi terdiri dari : Sekolah Perawat Gigi (SPG), Sekolah Pengatur Rawat Gigi (SPRG), D III Kesehatan Gigi dan D IV Perawat Gigi Pendidik/ D IV Keperawatan Gigi. Dapat kita cermati bahwa kualifikasi tersebut masih belumlah konsisten.