Angin Segar dari Banjarbaru, Kalimantan Selatan

Selama tiga hari dari tanggal 6 sampai dengan 8 Agustus 2008 kemarin, suasana di kompleks gedung Bapelkes Banjarbaru, Kalimantan Selatan terasa meriah, Sebuah spanduk bertuliskan “Selamat Datang Peserta Rapimnas PPGI V” yang dipasang di pintu aula utama Bapelkes menjelaskan bahwa kemeriahan itu berasal dari lebih dari 60 orang peserta utusan/pimpinan dari 16 DPD PPGI seluruh Indonesia yang sedang bekerja keras merumuskan arah kebijakan organisasi profesi para perawat gigi itu.

Kota Banjarbaru yang nampak sedang bebenah mempercantik diri itu memang telah dipilih sebagai tuan rumah perhelatan wajib organisasi PPGI yang merupakan event pendahuluan sebelum digelarnya pertemuan akbar Musyawarah Nasional PPGI V, yang rencananya akan di gelar di Bali. Terlepas dari sedikit kekurangan di sana sini, penyelenggaraan acara ini dapat dikatakan berhasil. Para anggota steering committee alias panitia tampak telah berjuang keras menyelenggarakan acara ini. Angkat topi dan terima kasih sedalam-dalamnya atas semua kerja keras dan keramah tamahannya (jalan-jalan wisata, makanan yang uenak uenak, serta layanan antar jemput ke bandara), Spesial terima kasih kepada Pak Danan, Pak Fahmi, Pak Nubri, Pak Nuruddin, Ibu Salamah Ibu Siti Sab’atul, Waljuni dan tentunya rekan-rekan sejawat yang lain yang tidak bisa disebut satu persatu. Kebaikan sejawat tak akan pernah kami lupakan.

Yang tak kalah penting disini adalah bahwa Rapimnas (yang disepakati untuk diganti/dikembalikan menjadi RAKERNAS) kali ini telah membawa angin segar bagi nafas organisasi Persatuan Perawat Gigi Indonesia tercinta. Ada hal-hal aktual yang muncul dan menjadi isu hangat yang digulirkan pada rapat-rapat komisi, dan hal yang paling mencuat dan tampaknya menjadi concern utama para peserta adalah rancangan transformasi kelembagaan pendidikan perawat gigi Indonesia yang sedang diupayakan untuk berganti nama dari Jurusan Kesehatan Gigi menjadi Jurusan Keperawatan gigi. Hal ini dirasakan sebagai hal yang penting untuk diperjuangkan dalam rangka mendorong kedaulatan dan kemandirian profesi perawat gigi Indonesia yang sudah menjadi hal mutlak untuk digulirkan apabila perawat gigi menghendaki profesinya menjadi lebih profesional.

Agenda-agenda lain seperti perbaikan AD / ART organisasi, dan Jabatan fungsional Perawat gigi PNS juga menjadi agenda pembahasan yang tak kalah seru. Hal lain yang dibahas dengan seru adalah Rancangan usulan praktek mandiri pelayanan asuhan keperawatan gigi. Semua agenda tersebut akan dibawa menjadi agenda utama pada MUNAS V di Bali satu tahun ke depan. Selain itu hal utama yang akan menjadi pedoman bagi jajaran Dewan Pegurus Pusat dalam memperjuangkan transformasi kelembagaan pendidikan perawat gigi adalah tersusunnya rekomendasi mengenai perubahan nama Jurusan Kesehatan Gigi menjadi Jurusan Keperawatan Gigi yang akan dibahas bersama Badan PPSDM dan Pusdiknakes dalam waktu dekat. Rekomendasi tersebut juga dilengkapi dengan rancangan bentuk profesi, kualifikasi pengelola dan dosen, body of knowledge serta rancangan kurikulum pendidikan.

Sesungguhnya masih banyak hal yang masih perlu diperjuangkan oleh organisasi PPGI tetapi hasil kerja para utusan 16 DPD serta ditambah dengan para partisipan dan peninjau dari DPC, anggota-anggota serta unsur pendidikan yang berupa empat agenda diatas patut dianggap sebagai langkah besar bagi kemajuan organisasi profesi PPGI. Bagi seluruh peserta memang sungguh tiga hari yang melelahkan sekaligus menyenangkan, tetapi angin segar dari Banjarbaru, Kalsel akan terus meniup membawa biduk perawat gigi untuk senantiasa berlayar.

11 thoughts on “Angin Segar dari Banjarbaru, Kalimantan Selatan

  1. Semoga Anging Segar dari Banjarmasin sesampainya di Bali tetap menjadi segar ! Khan Jauh terbangnya.
    Sampai Ketemu di Bali . . . . . .
    PPGI Sulawesi Selatan.

  2. dimana ada keinginan disitu akan ada jalan………
    dimana ada jalan jangan lupa berjalan……..
    kalau sudah berjalan, berjalanlah terus sampai tujuan…..
    insyaallah kita akan selalu dilindungi oleh ….
    yang menguasai jalan
    maka……
    teruslah jalan………anak-anakku
    kebehasilan telah menunggu

  3. Untuk kemajuan dan kekerabatan anyar perawat gigi sy harap PPGI pusat dapat membina Pengurus yang dpropinsi agar bisa membina juga yg dikabupaten.. Yg saya rasa hal ini belum maksimal dilaksanakan..ksususnya kaltim

  4. Angin segar kalsel sudah semakin dekat desirnya,Apakah kita sudah siap menjalankan komitmen yang telah kita sepakati,aku yakin perawat gigi seluruh indonesia bisa mewujudkan cita-citanya karena kita smua punya satu tekad Terus Melangkah Apapun Rintangannya<Hidup PPGI

  5. Angin segar telah ditiupkan , jangan sampai hilang dibawa angin jadikanlah pembicaraan utama di MUNAS nanti ,dan menjadi keputusan bersama .

  6. yang lebih penting untuk kesejahteraan dan memnerikan pelyanan terbaik untuk masyarakat keciladalah praktek mandiri perawat gigi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s